Batu Kajang dan Muara Samu Kebanjiran

By Yan - Minggu, 20 November 2016 / 21:47:21 In News

Akses Putus, Ratusan Rumah Terendam.

PROKAL.COTANA PASER – Sejumlah desa di pesisir Sungai Kandilo, Kabupaten Paser, dilanda banjir sejak Rabu (18/5) malam hingga kemarin (19/5). Meski mulai surut, namun banjir tersebut dianggap yang terparah sejak beberapa tahun terakhir. Khususnya di Kecamatan Batu Sopang dan Muara Samu.

Di Batu Sopang, sedikitnya 1.000 jiwa menjadi korban. Luapan air memasuki rumah-rumah penduduk, seperti di Mariga Batu Kajang dan Legai. Di Desa Rantau Buta, akses jalan bahkan terputus, karena satu jembatan ambrol. Di Muara Samu, banjir merendam puluhan rumah penduduk, khususnya di Desa Rantau Bintungan.

“Bisa dibilang yang terbesar sejak beberapa tahun terakhir. Karena beberapa desa yang sebelumnya tak pernah kebanjiran, kali ini terendam,” sebut Gaphuri, seorang warga Batu Sopang.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Paser Chandra Irwanadhi mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan sejumlah aparat di kecamatan dan instansi terkait.  Hingga saat ini, BPBD baru menerjunkan satu tim untuk melihat kondisi di lapangan.

“Satu tim rescue sudah kami turunkan ke lokasi kejadian. Mungkin besok (hari ini, Red.) kami akan menerjunkan anggota dengan membawa kebutuhan logistik,” kata Chandra.

Dia menyebutkan, BPBD juga menjalin komunikasi dengan sejumlah instansi terkait. Salah satunya, Dinas Sosial untuk berkoordinasi terkait bantuan bagi para korban. “Saat ini kami masih menunggu informasi tim di lapangan. Karena banjir terjadi secara tiba-tiba dan dampaknya cukup luas,” tambah Chandra.

Sementara itu, Kapolsek Muara Samu AKP Suwiji menyebut, banjir di Desa Rantau Bintungan bersifat tahunan kala curah hujan tinggi. Namun, kondisi ini sangat dirasakan masyarakat karena menyebabkan sejumlah akses jalan terendam hingga tak bisa dilalui. (nan/ica/k16)

TERBARU
View All News
© 2017 Kecamatan Muara Samu,